Rockwool merupakan salah satu media tanam yang banyak digunakan oleh para petani hidroponik di Eropa. Media tanam ini mempunyai kelebihan dibandingkan dengan media lainnya terutama dalam hal perbandingan komposisi air dan udara yang dapat disimpan oleh media tanam ini.

Rockwool dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari tahap persemaian sampai pada fase produksi.

Keunggulan dari Rockwool:
* Ramah lingkungan
* Tidak mengandung pathogen penyebab penyakit
* Mudah dalam mengontrol kadar air di media tanam
* Efisien dalam penggunaan air

Berikut ini adalah cara menyemai menggunakan rockwool :


Tahap 1 – Persiapan

Siapkan bahan dan alat bantu sebagai berikut :

1.  Rockwool (disini saya mengunakan rockwool 1/4 slab ukuran 25 x 15 x 7,5 cm)

2. Tray / Wadah Plastik

3. Alat Potong (bisa menggunakan pisau atau gergaji besi)

4. Penggaris (disini saya menggunakan potongan lembaran plastik yang sudah dipotong dengan lebar 2,5 cm untuk mempermudah pemotongan)

5. Alat Tusuk / pembolong dapat menggunakan paku, pulpen, dll.

6. Bibit Tanaman

7. Netpot


Tahap 2 – Potong Rockwool

Buatlah potongan rockwool dengan ukuran 2,5 2,5 x 2,5 cm

Caranya silahkan ikuti langkah-langkah berikut :

Potong Rockwool pada bagian panjangnya menjadi 10 bagian (ketebalan 2,5 cm) gunakan plastik sebagai guidance. Maka kini kita mendapatkan 10 pcs potongan rockwool dengan ukuran masing-masing 15 x 7,5 x 2,5 cm.

  

Pada hasil potongan tersebut, buat potongan pada bagian lebar (7,5 cm) sehingga terbagi menjadi 3 bagian (masing-masing 2.5 cm). Potongan yang dibuat jangan sampai putus.

  

Selanjutnya buat potongan pada bagian panjang (15 cm) menjadi 6 bagian (masing-masing 2,5 cm). Potongan yang dibuat jangan sampai putus.

Kini kita memiliki 18 potongan (tidak terputus) yang masing-masing ukuran 2,5 x 2,5 x 2,5 cm.


Tahap 3 – Buat Lubang Tanam

Buatlah lubang menggunakan alat tusuk (paku, pulpen, dll) dengan kedalaman 0,5 – 1 cm pada tiap potongan.

 

 

 

 


Tahap 4 – Masukan Benih

Masukan benih yang ingin disemai pada tiap-tiap lubang. Kamu dapat membuat lubang dan memasukan benih lebih dari 1 untuk mengantisipasi benih yang gagal tumbuh (sebagai cadangan).

 

 

 


Tahap 5 – Basahi Rockwool

Agar benih dapat tumbuh media tanam perlu dibuat lembab, caranya dengan meletakan rockwool pada tray/ wadah plastik kemudian siram dengan air bersih secukupnya pada tiap rockwool hingga rockwool basah (tapi tidak terlalu basah).

 

 


Tahap 6 –   Simpan Ditempat Teduh

Simpanlah benih di tempat teduh (tidak terpapar sinar matahari secara langsung) agar terjadi sprout (muncul kecambah). Cek kelembaban rockwool dan tambahkan air jika diperlukan. Beri tag pada tiap jenis tanaman yang disemai jika perlu.

 

 

 

 

 


Tahap 7 – Paparkan Sinar Matahari

Jika kecambah telah muncul (biasanya setelah 2-3 hari), segera paparkan sinar matahari secara langsung untuk menghindari etiolasi (pertumbuhan kutilang = kurus-tinggi-langsing). Tetap jaga kelembaban rockwool dengan menyiraminya setiap hari.

  


Tahap 8 – Pindah Tanam

Jika benih sudah memiliki 4 daun (biasanya setelah 2 minggu) maka dapat dipindahkan ke sistem aquaponik. Masukan benih dalam netpot sebelum dipindahkan ke sistem aquaponik. Pastikan akar tanaman (rockwool) terkena aliran air.

  

 

 


Demikian cara menyemai benih menggunakan rockwool, semoga bermanfaat dan selamat ber-aquaponik.

Jika anda membutuhkan rockwool dan bibit tanaman silahkan kunjungi toko online kami atau pesan melalui WA di 08129915599.

Temukan tips & trik lainnya di halaman blog kami.

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *