What is Aquaponics?

Anda mungkin bertanya-tanya “Äpa itu Aquaponik dan apa keunggulannya?”

Penjelasan yang paling sederhana adalah menggabungkan aquaculture (budidaya ikan) dan hydroponics (budidaya tanaman tanpa tanah) dalam satu sistem yang terintegrasi. Kotoran ikan menjadi sumber makanan organik bagi tanaman, dan tanaman berfungsi sebagai filter air alami bagi kehidupan ikan. Pihak ketiganya adalah mikroba (nitrifying bacteria) dan cacing tanah yang hidup pada media tanam. Mereka bertugas merubah ammonia yang berasal dari kototran ikan menjadi nitrit lalu dirubah lagi menjadi nitrat yang merupakan makanan bagi tanaman.

Dengan menggabungkan kedua sistem tersebut dalam sistem Aquaponics maka ini akan meningkatkan manfaat dan menghilangkan kelemahan yang ada pada masing-masing sistem.


Permasalahan pada cara berkebun tradisional

  • Gangguna rumput liar.man with bad back
  • Kebutuhan air yang banyak dan air penyirman selalu terbuang.
  • Gangguan berbagai serangga yang hidup di tanah.
  • Menyebabkan sakit pinggang karena harus membungkuk untuk menggali lubang.
  • Gangguan binatang pengerat
  • Butuh pengetahuan tentang penyiraman, pemupukan dan komposisi tanah

 

 


Hidroponik menyelesaikan masalah diatas, tapi hidroponik memiliki masalahnya sendiri

  • Sistem hidroponik bergantung kepada nutrisi buatan manusia yang menggabungkan bahan kimia, garam dan elemen lainnya. Dalam aquaponics anda hanya perlu memberi makan ikan dengan pakan yang murah.
  • Kandungan nutrisi harus sering di monitor secara hati-hati termasuk pH. Dalam aquaponics anda hanya perlu memonitor sistem pada masa awal saja, saat sistem sudah berjalan anda hanya perlu memonitor pH dan ammonia seminggu sekali atau saat ikan atau tanaman terlihat stress.
  • Air dalam sistem hidroponik perlu diganti pada periode tertentu, karena kandungan garam dan kimia dalam air akan menjadi racun bagi tanaman. Dan tempat pembuangan limbah ini juga perlu perhatian serius karena bisa menimbulkan masalah. Dalam sistem aquaponics anda tidak akan pernah mengganti air, hanya perlu menambahkannya jika air berkurang karena adanya penguapan.
  • Sistem hidroponik rentan terhadap penyakit yang disebut “Pythium” atau akar busuk. Penyakit ini hampir tidak ada di sistem aquaponics.

Permasalahan pada Aquaculture

  • Konsentrasi ammonia yang tinggi dari kotoran ikan akan mencemari air kolam. Air harus diganti sekitar 10-20 persen setiap harinya dan ini berarti membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Dan sekali lagi pada sistem aquaponics anda tidak perlu mengganti air.
  • Seringkali air limbah dari kolam ikan ini dibuang ke saluran air (sungai) terbuka dan ini dapat mencemari saluran air.
  • Lingkungan yang tidak sehat membuat ikan rentan terhadap penyakit dan biasanya digunakan obat-obatan termasuk antibiotik untuk menanggulanginya. Penyakit ikan jarang ditemui pada sistem aquaponics.

Bagaimana aquaponics merubah cara berkebun

  • Dengan aquaponics model rak setinggi pinggang akan mengeliminir masalah rumput liar, sakit pinggang dan binatang perusak tanaman di kebun anda.
  • Dengan penerapan sistem daur ulang “limbah” dalam aquaponics maka tidak ada lagi limbah beracun yang dibuang.
  • Aquaponics hanya menggunakan air 1/10 dibandingkan sistem pertanian tradisional. Bahkan lebih sedikit dibandingkan hydroponik maupun aquaculture.
  • Penyiraman merupakan bagian dari sistem aquaponics. Anda tidak akan mengalami masalah penyiraman yang kurang atau berlebih.
  • Pemupukan juga menjadi bagian yang menyatu dalam sistem aquaponics. Anda akan terhindar dari kekurangan atau kelebihan pupuk.
  • Pekerjaan berkebun dapat dipangkas secara signifikan. Anda hanya tinggal melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti memberi makan ikan, merawat dan memanen tanaman.

Aquaponics Eggplant

Bukannya menggunakan larutan kimia beracun sebagai nutrisi tanaman, aquaponics malah menggunakan limbah ikan yang sangat bergizi yang mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman secara optimal. Bukannya membuang air, aquaponics justru menggunakan tanaman dan media di mana mereka tumbuh untuk membersihkan dan memurnikan air, setelah itu dikembalikan ke kolam ikan. Air ini dapat digunakan kembali tanpa batas waktu dan hanya perlu ditambah bila berkurang karena penguapan.

Bagikan :