Ada beberapa komponen utama yang dibutuhkan pada semua sistem aquaponik, terlepas dari jenis sistem aquaponik apa yang akan dibangun. Ada berbagai variasi yang bisa anda gunakan pada tiap komponen tersebut, biasanya tegantung kepada besarnya dana yang akan dianggarkan. Berikut ini adalah komponen-komponen yang dibutuhkan dalam membangun sistem aquaponik.


Fish Tank / Tanki Ikan

Anda dapat menggunakan aquarium, kolam, kontainer atau drum yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Pada dasarnya segala sesuatu yang bisa menampung air dan menempatkan ikan didalamnya. Untuk ukurannya tergantung  jenis dan jumlah ikan yang akan dibudidaya.

 

 

 


Grow Bed / Wadah Tanaman

Jenis wadah tanaman ditentukan oleh jenis sistem aquaponik yang ingin dibangun, jadi putuskan terlebih dahulu. Ada tiga jenis sistem aquaponik yang dapat anda baca disini, yaitu media filled based, NFT dan Deep water atau raft. Anda dapat menggunakan talang air, drum, lembaran styrofoam, pipa PVC atau ember plastik, semuanya tergantung sistem yang dipilih. Semua wadah itu harus mampu untuk menampung air atau media tanam dengan kedalaman sekitar 15-30 cm.

 


Media Tanam

Sekali lagi, ini tergantung dari jenis  sistem yang akan dibangun. Aquaponik tidak menggunakan tanah sehingga diperlukan sesuatu untuk menahan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan juga dapat menyerap air jika menggunakan sistem media filled based.

 

 

 

 


Pompa


Pompa air dibutuhkan untuk sirkulai air dari tanki ikan ke grow bed dan kembali lagi ke tanki ikan.

Pompa udara dibutuhkan untuk memberi pasokan oksigen (aerasi) dalam air sehingga dapat mencapai kandungan oksigen yang dibutuhkan baik pada tanki ikan maupun grow bed. Cara kerjanya dengan mengambil udara dari luar kemudian di pompa kedalam air. kadang digunakan batu berongga atau air stone yang terhubung dengan pompa untuk menciptakan gelembung udara sehingga memberikan pasokan oksigen yang lebih baik.


Pipa / Selang plastik


Pipa dibutuhkan untuk mendistribusikan air dan udara kedalam sistem. Pompa air biasanya menggunakan pipa ukuran 1/2-1 inch sementara untuk pompa udara biasanya menggunakan pipa ukuran 1/4-1/2 inch. Saat ini terdapat berbagai jenis pipa atau selang dipasaran, sebaiknya gunakan pipa atau selang berwarna gelap untuk menghindari tumbuhnya lumut yang akan menghambat aliran udara atau air. Sistem Drip Irrigation biasanya menggunakan selang berukuran 1/4 inch.


Timer

Beberapa sistem membutuhkan timer untuk mengatur waktu operasi pompa air, misalnya pada sistem Ebb & Flow. Pada sistem home aquaponik, biasanya selang waktunya diatur setiap setengah jam.

 

 

 

 

 


Biological filter

Kebutuhan bio-filter tergantung dari jenis sistem aquaponik yang akan dibuat. Sistem aquaponik sama halnya dengan aquarium, dibutuhkan bakteri baik untuk mengurai zat berbahaya yang berasal dari kotoran ikan dan diubah menjadi nitrit dan nitrat yang cenderung tak berbahaya. Batu kerikil yang ditempatkan didasar tanki ikan cukup efektif untuk itu atau dapat dibuat menjadi bio-filter yang terpisah. Batu kerikil ini berfungsi sebagai bio-filter tapi perlu diperhatikan bahwa perlu waktu untuk menumbuhkan bakteri lagi jika media tersebut dibersihkan. Selain batu kerikil banyak lagi jenis media lainnya yang dapat digunakan.


Tanaman

Berbagai jenis tanaman dapat dipilih  untuk ditanam pada sistem aquaponik dan ini bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dengan mencoba menanam berbagai jenis tanaman. Dimulai dari yang paling mudah seperti tanaman herbal, sayuran seperti kangkung, bayam, selada atau strawberry dan brokoli. Sekali lagi jenis sistem yang digunakan mempengaruhi jenis tanaman yang akan ditanam. Bisa juga mencoba jenis tanaman akar seperti wortel atau kentang.


Ikan


Ikan adalah bagian dari proses yang membuat sistem aquaponik bekerja. Dapat dipilih berbagai jenis ikan hias seperti ikan mas atau koi atau gunakan ikan konsumsi seperti ikan nila, lele, gurame atau patin yang merupakan jenis-jenis ikan yang paling sering digunakan oleh pelaku aquaponik. Sebaiknya gunakan jenis ikan lokal yang sesuai dengan kondisi iklimnya.

 


Itulah komponen-komponen utama yang dibutuhkan untuk membangun sistem aquaponik. Tapi ingat bahwa apa yang dibutuhkan tergantung pada jenis sistem yang akan dibangun. Mulailah dengan sistem yang kecil untuk mempelajari seni dan pengetahuan aquaponik sebelum melakukan investasi yang lebih besar. Seiring pengalaman kita dapat mengembangkannya dengan menambah kapasitasnya.

 

Bagikan :